SMA Negeri 1 Kuta Selatan turut berpartisipasi dalam kegiatan World Clean Up Day pada hari Sabtu, 21 September 2024. World Clean Up Day (WCD) merupakan kegiatan pembersihan lingkungan secara serentak oleh 191 negara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran manusia untuk selalu peduli terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas X, XI, dan XII serta para guru dan pegawai SMA Negeri 1 Kuta Selatan. Dalam kegiatan ini, siswa-siswi dibagi ke 3 lokasi yang berbeda. Kelas X melakukan pembersihan di Pantai Pandawa, kelas XI di Pura Gunung Payung, dan kelas XII di Lingkungan Sekolah SMA Negeri 1 Kuta Selatan.

         Kegiatan World Clean Up Day dimulai pukul 07.30 WITA. Seluruh siswa-siswi, guru dan seluruh staff Sekolah sangat antusias untuk ikut berpartisipasi melaksanakan kegiatan ini. Gerakan World Clean Up Day di lingkungan Sekolah dikoordinir oleh Bapak Purwadany Samuel Pouw selaku Ketua Panitia. Para siswa-siswi kelas XII melakukan pembersihan di lingkungan Sekolah serta di masing-masing kelas. Semua Sampah dipilah pada tempat sampah yang disiapkan, kemudian akan dibawa ke TPA yang ada di sekolah, setelah itu sampah yang sudah dipilah diangkut oleh pihak Ling Plastic Exchange cabang Kuta Selatan. Pada lingkungan Pura Gunung Payung, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa- siswi kelas XI yang dikoordinir oleh Bapak I Nyoman Madu Sudana dan Ibu I Gusti Ayu Kadek Widiari selaku WAKA Kesiswaan. Para siswa-siswi dengan sangat antusias membawa sapu dan alat-alat kebersihan lainnya dalam kegiatan pembersihan ini. Sampah di sapu dan dikumpulkan, kemudian dilakukan pemilahan pada sampah organik dan anorganik agar sampah kering dan sampah basah tidak tercampur. Selain itu pemilahan sampah juga dapat memudahkan pembuangan dan pengolahan kembali. Di lingkungan Pantai Pandawa, kegiatan World Clean Up Day dikoordinir oleh Bapak I Kadek Jeki Lesmana Putra selaku WAKASEK dan beberapa Guru pendamping lainnya. Seluruh siswa-siswi melakukan pembersihan lingkungan di sekitar Pantai Pandawa dengan penuh semangat.
Tak hanya siswa-siswi guru dan seluruh staff Sekolah saja yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan World Clean Up Day kali ini. Namun Kader Adiwiyata juga turut berpartisipasi dalam membantu siswa-siswi untuk memilah sampah organik dan anorganik.
Kegiatan World Clean Up Day kali ini berjalan dengan lancar, karena adanya antusias seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dengan adanya kegiatan World Clean Up day ini, diharapkan agar adanya kesadaran dan inisiatif masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan ikut memilah sampah sesuai dengan jenisnya.

